Create Table
Hasil Struktur Tabel
INSERT data
Hasil Insert
Update data
Hasil Update
Delete data
Hasil delete
Kelompok 6
- Sofyan Gio Verdiansyah(25)
- Tata Rinjani(30)
- Samsanurya(20)
- Zahira(35)
- Tania Indhy(28)
`` Variable adalah sebuah tempat atau wadah yang memiliki nama yang digunakan untuk menyimpan nilai ``
Untuk memahami variable kita harus memahami 3 hal dulu, apa itu?
- deklarasi
- inisialisasi
- assignment
Deklarasi ini adalah sebuah tahap untuk mendaftarkan variable ke dalam lingkup yang sesuai
Inisialisasi sebuah proses pemesanan atau penyediaan memori untuk variable
Assignment yaitu menetapkan nilai yang spesifik ke dalam variable
contoh
let x; ini artinya mendeklarasikan sekaligus menginisialisasi
lalu jika kita menulis baris selanjutnya x = 20;
let X = 20; ini artinya proses assignment, atau kita menugaskan angka 20 untuk disimpan kedalam variable x
deklarasi variable:
var <nama variable>
keyword-keyword variable
- var
- let
- const
nanti kita gunakan let aja karena memiliki kelebihan, kalo yang var itu sendiri sudah tidak di sarankan oleh JavaScript
nama untuk variable sebenarnya bebas tapi ada bebrapa aturanya:
- tidak boleh pake spasi
- boleh mengandung angka tapi tidak boleh di awali oleh angka
- boleh juga memakai simbol
- atau kalian lebih baik menggunakan format camel case (contohSepertiIni)
ada beberapa kata yang tidak boleh digunakan yaitu:
keyword & reserved word ini adalah sebuah bagian dari syntax javascript
ada lumayan banyak kalian cari sendiri aja
kalian tidak perlu repot-repot menghafalkan semua kata-katanya nanti kalo tidak sengaja menulis katanya otomatis akan ada tanda merah-merah di kata tsb / error
shordhand yaitu menyingkat kata-kata variable
contohnya:
let nama;
let umur;
let lulus;
nama = "sofyan"
umur = 15;
lulus = true;
yang mulanya seperti ini menjadi:
let nama = "sofyan",
umur = 31,
lulus = true;
harus menggunakan koma lalu nama variablenya apa dan nilainya
didalam variable ada yang namanya : variable scope
nanti akan dibahas
// Boolean adalah
// `` Tipe data string dalam JavaScript digunakan untu merepresentasikan data tektual `` tektual/plain text
Value/Nilai
nilai-nilai terbentuk dari sekumpulan bit dan nilai tersebut memiliki perannya masing-masing, dan peran inilah yang nantinya kita sebut degan tipe data.
di dalam JavaScript ada 6 tipe data:
1.) number
2.) string
3.) boolean
4.) object
5.) function
6.) undefined
Jadi ini adalah peran dari bit-bit yang ada di dalam komputer kita, untuk membuat atau menggunakan sebuah nilai kita hanya perlu memanggil namanya.
Misalnya:
-number
10
-1500
3.14
maka nanti komputer akan secara otomatis membuatkan sebuah nilai yang tipe datanya number.
-string
maka cukup aja menuliskan tulisannya (huruf) di dalam sebuah kutip, boleh kutip satu atau dua saya sarankan harus konsisten
"test"
'test'
Tipe Data selanjutnya akan dibahas nanti.
ANGKA
angka pada JavaScript katanya:
`` number in JavaScript are double-precision floating point 64-bit format IEEE 754 value ``
artinya di dalam JavaScript tidak ada INTEGER/bilangan bulat yang ada hanya lah FLOATING POINT/bilangan pecahan.
dan ukuran angka yang dapat di tampung adalah 64-bit ini artinya kita dapat menampung angka sebanyak 2 pangkat 64 atau sebesar 18 x 10 pangkat 18 atau sebesar 18 x 1000 000 000 000 000 000 (18 x 1 miliar miliar) atau persisnya sebanyak 18446744073709551616
Tapi angka ini tidak bisa kita pakai semua kenapa? karena di dalam 64 bit tadi ada beberapa penanda yang nanti harus kita gunakan untuk menampung angka-angka tertentu.
ada beberapa angka yang dapat kita simpan di JavaScript:
- Angka tanpa desimal (integer) = 10,1500,123456 (di belakang layar di proses menjadi angka desimal) tapi kalau lebih dari 15 digit angkanya maka akan di bulatkan menjadi angka yang berbeda.
- Angka dengan desimal (pecahan) = 3.14, 0.5. 100.00 (perlu di ingat koma dalam JavaScript adalah titik begitupun sebaliknya) maksimal kita hanya dapat menyimpan 17 digit di belakang koma.
- Eksponen =123e5 /= 12300000, 123e-5 /= 0.00123
- Bilangan negatif
urutan penggunaan bit:
- satu bit digunakan penanda jika bilangannya negatif
- sebelas bit digunakan Eksponen
- dan sisanya 52 bit baru digunakan untuk angka sebenarnya termasuk titik koma.
JANGAN PERNAH MENGAWALI ANGKA DENGAN 0 !!!
Karena hasilnya kadang-kadang tidak sesuai dengan harapan kita.
Dan angka nol juga dianggap sebagai bilangan oktal!!! (bilangan basis 8 jadi angkanya di mulai dari 0-7)
SAMA JUGA DENGAN MENGAWALINYA DENGAN 0x
Karena akan di anggap sebagi hexadesimal (0xFF) (bilangan basis 16 jadi dimulai 0- huruf F, 0-9 lalu A-F)
Angka Spesial:
- Infinity 2/0 = Infinity
- -Infinity -2/0 = -Infinity
- NaN 0/0 = NaN (Not a Number)
Semuanya berawal dari NCSA (National Center of Supercumputing Application) ini adalah fasilitas riset di university of illinois at urbana-champaign di AS, disana ada peneliti beserta mahasiswanya membuat sebuah browser yang namanya MOSAIC BROWSER-1992, itu adalah browser populer pertama berdasarkan spesifikasi www dari tim berners lee , tim ini adalah penemu dari banyak sekali teknologi internet.
Kenapa web browser MOSAIC populer? Karena MOSAIC ini dia mendukung Image Tag, jadi browser saat itu belom ada yang bisa menampilkan gambar secara inline yang bisa baru browser MOSAIC, jadi kalo mau nampilkan gambar biasanya di tampilkan di halaman yang berbeda.
Kenapa ngga ada browser yang manampilkan gambar seperti MOSAIC ini? Karena memang spesifikasi dari berners lee tidak memperbolehkan itu, jadi memang MOSAIC ini melanggar spesifikasi yang diberikan.
Setelah MOSAIC ini meraih popularitas akhirnya dua orang beserta peneliti yang membuatnya dan mahasiswanya tadi, lalu ia membuat perusahaan sendiri, perusahaan yang bernama Netscape Communicator/Mozila pada saat ini, dan mereka membuat kembali sebuah browser yang namanya Netscape Navigator, Netscape ini dibuat dengan fitur-fitur yang menarik dari MOSAIC dan tentu saja dengan lebih tidak memperdulikan lagi spesifikasi dari si bapak tim berners lee tadi, seperti menambakan text link,text formatting,scriptting,cookie,dll.
Setelah beberapa waktu si Netscape ini bermaksud untuk membuat browser ini tambah keren lagi, menambakan interaktivitas di dalamnya, oleh karena itu Netscape merekrut orang yang bernama Brendan Eich (sistem engginer) dia diminta membuat bahasa scriptting seperti java tapi untuk web browser.
Akhirnya dia membuat sebuah bahasa baru yang menggabungkan fitur-fitur dari bahasa Java+Schame+Self yang diberi nama dengan = Mocha , karena waktu mepet dengan harus di rilisnya Netscape Navigator versi 2 maka Mocha ini dibuat hanya dalam waktu 10 hari!!! jadi dalam 10 hari Brendan Eich ini berhasil membuat sebuah bahasa Mocha yang nantinya di implementasikan pada Netscape Navigator lalu Mocha ini akhirnya di ubah namanya menjadi = LiveScript , karena saat itu software-software yang ada di Netscape itu di depannya ada kata Livennya.
Habis itu Netscape Navigator menjadi browser yang keren saat itu, si perusahaannya sampai-sampai memiliki ambisi untuk mengalahkan Microsoft. Jadi untuk mencapai ambisinya itu Netscape + mengajak Sun microsystem (yang punya java pada saat itu) VS Microsoft, jadi si Sun ini punya ide gimana kalau misalkan kita masukkan java kedalam Netscape Navigator untuk menggantikan LiveScript tapi Netscape ngga mau karena sebetulnya LiveScript itu sudah lebih teroptimasi untuk sebuah website, jadi akhirnya diputuskan begini "udah ganti aja nama LiveScript itu menjadi JavaScript, supaya orang-orang itu mengira bahwa itu adalah java yang digunakan untuk web browser".
Setelah itu melihat Microsoft juga ngga mau mengalah, lalu mereka melakukan reverse engginering terhadap JavaScript (seperti dicontek) dan dibuat ulang untuk mereka sendiri dengan nama JScript . Dan Netscape panik, takut misalnya si JScript ini yang nantinya akan menjadi standar, lalu mereka mencoba menstandarkan JavaScript ini ke W3C tapi ternyata di tolak kemungkinan ditolak adalah karena di W3S ada tim berners lee, jadi Netscape ini cari-cari lagi ISO (Organisasi Standardisasi Internasional) lalu ketemu lah yang namanya ECMA INTERNASIONAL (European Computer Manufacturers Association) yang mau membuatkan standarnya dan pada tahun 1996 JavaScript pertama kali di standarkan, kenapa harus di standar kan? Supaya nantinya browser-browser lain itu bisa pake bahasa pemrogramman scriptting berdasarkan JavaScript. Pada saat di daftarkan namanya tidak boleh JavaScript karena lisnsinya masih dipegang oleh sun, sampai pada akhirnya diputuskan namanya adalah ECMAScript, lalu banyak orang-orang yang mengira JavaScript, JScript, ECMAScript adalah bahasa yang berbeda padahal sama. Seharusnya kita menyebutnya ECMAScript bukan JavaScript tapi berhubung terlanjur jadi di biarin.
List item di HTML di gunakan untuk mengelompokkan data baik berurutan (ordered list) maupun yang tidak berurutan (unordered list)
List berurut nomor: tag pembukanya adalah <ol> dan penutupnya </ol>, sedangkan untuk penanda list itemnya adalah <li> dan </li>
Contoh:
<ol>
<li>Senin</li>
<li>Selasa</li>
<li>Rabu</li>
<li>Kamis</li>
<li>Jum'at</li>
<li>Saptu</li>
<li>Minggu</li>
</ol>
Type-type dari Ordered list adalah:
<ol type="1"> - Default
<ol type="I">
<ol type="1">
<ol type="i">
<ol type="A">
<ol type="a">
Contoh:
<ol type="I";>
<li>Senin</li>
<li>Selasa</li>
</ol>
<ol type="i">
<li>Rabu</li>
<li>Kamis</li>
</ol>
<ol type="A">
<li>Jum'at</li>
<li>Saptu</li>
</ol>
<ol type="a">
<li>Minggu</li>
<li>Senin</li>
</ol>
Untuk membuat list tidak terurut nomor / huruf / simbol.
tag <ul> </ul> dan setiap list itemnya masih menggunakan tag yang sama.
Contoh:
<ul>
<li>Senin</li>
<li>Selasa</li>
<li>Rabu</li>
<li>Kamis</li>
<li>Jum'at</li>
<li>Saptu</li>
<li>Minggu</li>
</ul>
Adapun tipe-tipe untuk unordered list yaitu:
square,circle,disc - Default
Contoh:
<ul type="square">
<li>Senin</li>
<li>Selasa</li>
</ul>
<ul type="circle">
<li>Rabu</li>
<li>Kamis</li>
</ul>
<ul type="disc">
<li>Jum'at</li>
<li>Saptu</li>
<li>Minggu</li>
</ul>
Create Table Hasil Struktur Tabel INSERT data Hasil Insert Update data Hasil Update Delete data Hasil delete Kel...